Asuhan Keperawatan dengan Diagnosa Prostat

ASUHAN KEPERAWATAN




DISUSUN OLEH :
NAMA : AYUNDA REZA
 NIS : 11520667
No Telpon : 083877360660
Asuhan Keperawatan pada Tn. W dengan diagnosa Prostat di ruang Melinjo LKSLU Pondok Lansia Berdikari, Tangerang Selatan Tahun 2017

Foto Pondok Lansia Berdikari-Panti Werdha.

Dianjurkan Untuk Memenuhi Salah Satu
Tugas Penyelesaian PKL
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3i9TZMOAkmITqih5jly0sN5seSVUstCKxijO5a-aPRltBq-rmedmLkhXz7f5IQsSdpOTVCggae9rtiZUSavklGavp3iS6GJOKrkHkipCLYEXwqyWcxhzzfEPLE2UWbo5Ao7_NJOXOtZI/s320/LOGO+SMK+Kesehatan+SJ1.jpg
I.         PENGAMATAN
Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya ketika berada di Pondok Lansia Berdikari.

13 Maret 2017, pukul 21.00 WIB
Adalah hari pertama saya berada di Pondok Lansia Berdikari yang terletak di Jln. Melinjo blok d8 no. 13, Serpong. Malam itu saya datang bersama teman-teman sekelompok saya. Ketika memasuki ke dalam rumah itu, saya melihat para lansia yang isinya laki-laki semua sudah ada yang tertidur pulas dan ada yang masih membaca buku ataupun menonton tv. Dan saat itu, ibu tadi pun akhirnya memperkenalkan dirinya. Ibu itu biasanya di pangggil Bude. Bude lah yang mengurus di tempat ini, Bude juga disini tidak hanya sendiri. Ia ditemani oleh dua orang anaknya yang masih sekolah. Setelah Bude memperkenalkan dirinya, saya pun memperkenalkan diri. Dan selanjutnya kami pun berbincang di ruang tv.
Malam itu, ada beberapa lansia yang belum tidur. ada yang masih menonton televisi, ada yang membaca buku, ada yang terbangun dari tidurnya. Kata bude, disitu ada 10 lansia. Kegiatan pagi hari disana yaitu, memandikan para lansia, membantu anak bude dan budeh mengambil nasi Jln. Kubis, berbincang dengan para lansia, membantu Bude menyapu atau mengepel, dan banyak melakukan tindakan lainnya seperti TTV. Karena saya hari itu belum tau untuk melakukan kegiatan, akhirnya saya masih sedikit membantu Bude. Di pagi itu saya bertemu dengan perawat yang bertugas di Pondok Lansia berdikari yang berada di Jln. Melinjo blok d8 no. 13, Serpong dan Jln. Kubis blok a3 no. 10, Serpong. Disetiap pagi, biasanya Tn. A dan Tn. S berjalan pagi keliling komplek perumahan disekitar Jln. Melinjo blok d8 no. 13, Serpong dan biasanya dipagi hari saya berbincang dengan Mbah. S dan Engkong S di halaman depan.
Enam hari berada di sana membuat saya nyaman, disana juga saya mengambil satu pasien istimewa untuk dilakukan pengkajian. Pengkajian yang ini, saya lakukan selama tiga hari. Selama tiga hari itu, saya kaji dan saya evaluasi masalah-maslah yang dialami oleh pasien saya ini. Dan syukur, setelah tiga hari saya melakukan pengkajian dan intervensi. Ada beberapa masalah yang akhirnya bisa teratasi dan ada juga yang teratasi sebagian.
 Setelah enam hari saya ditempatkan di Jln. Melinjo blok d8 no. 13, Serpong. Akhirnya saya dan kelompok dipindahkan ke Jln. Kubis blok a3 no. 10, Serpong yang tidak jauh jaraknya dari jln. Melinjo blok d8 no. 13, Serpong.

20 Maret 2017, pukul 09.00 WIB
   Pagi itu saya ditempatkan di Jln. kubis. Saat itu saya satu shift dengan teman saya,. Pagi itu saya kembali bertemu dengan mba novi, dan akhirnya kami kembali berbincang mengenai para lansia yang berada disana. Dan yang mengurus tempat ini adalah Mas Sugi dan istrinya. Kegiatan siang hari disana yaitu membantu memberikan makan kepada para lansia yang suda tidak bisa makan sendiri, melakukan TTV, terkadang juga membantu melakukan aktifitas lainnya seperti menyapu halaman depan. Berbeda dengan yang ada di Jln. Melinjo blok d8 no. 13, Serpong di Jln. Kubis blok a3 no. 10, Serpong ada lansia perempuan dan laki-laki, tapi yang pasti setelah saya beberapa hari berada disana, lansia perempuannya dipindahkan semua ke Jln. Kayu putih no. 1281, Perumahan Bukit nusa Indah. Jadi sekarang ada 4 lansia laki-laki dan satu lansia perempuan yang belum dipindahkan. Lansia disana kebanyakan mengisi waktu hanya di kasur karena aktifitas mereka terbatas.
 Sama seperti halnya di Jln. Melinjo blok d8 no. 13, Serpong, saya juga bertugas selama enam hari di Jln. Kubis blok a3 no. 10 dan ada dua sift, yaitu shift malam dan siang. Akhirnya setelah selesai bertugas di Jln. Kubis blok a3 no. 10, Serpong, saya dan kelompok pun kembali dipindah tugaskan ke Jln. Kayu putih no. 1281, Perumahan Bukit Nusa Indah.

27 Maret 2017, pukul 19.00 WIB
        Saya kembali bertugas di Pondok Lansia Berdikari, tetapi sekarang saya bertugas di Jln. Kayu putih No. 1281, Perumahan Bukit Nusa Indah. Awal kedatangan saya, saya langsung memperkenalan diri kepada kakak perawat yang sedang bertugas. Disana ada banyak lansia, dan semuanya adalah lansia perempuan. Berbeda dengan yang di Jln. Melinjo blok d8 no. 13, Serpong dan Jln. Kubis blok a3 no. 10, Serpong, ditempat ini ada budeh yang memasak untuk semua lansia disana. Budeh yang ada di Jln. Kayu putih no 1281, Perumahan Bukit Nusa Indah dan di Jln. Melinjo blok d8 no. 13, Serpong itu berbeda. Di Jln. Kayu putih no. 1281, Perumahan Bukit Nusa Indah ini, tempatnya lumayan besar. Karena memang diisi oleh banyak lansia. Dan di tempat ini, ada dua perawat yang bertanggung jawab.
        Pagi hari disini juga banyak kegiatannya, seperti memandikan, membantu Budeh menyiapkan sarapan, menyuapi para lansia, dan lain-lain. Setelah selesai mandi pagi, biasanya para lansia berjemur di teras depan sambil menunggu sarapannya dihidangkan. Setelah selesai sarapan biasanya para lansia kembali berjemur atau hanya sekedar duduk didepan atau kadang ada yang menonton televisi. Disana saya bertugas hanya enam hari. Dan memang banyak kenangan yang tak terlupakan, seperti ketika berbincang bersama di teras, lalu ketika mendapat nasihat dari para opa dan oma, banyak sekali hal yang tak mungkin terlupakan. Dan semoga para oma dan opa disana sehat selalu, amin.

Berikut adalah pengkajian yang saya lakukan kepada Tn. W


Text Box: Kegiatan yang saya pengkajian yang saya lakukan ketika sesudah mengukur tekanan darah Tn. W
Text Box: Kegiatan ketika saya menganjurkan Tn. W untuk makan selagi hangat
    







II.    PEMBAHASAN LITERATUR

A.Referensi
          Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak adalah suatu kondisi yang menyebabkan kelenjar prostat mengalami pembengkakan, namun tidak bersifat kanker. Kelenjar prostat memiliki fungsi untuk memproduksi air mani dan terletak pada rongga pinggul antara kandung kemih dan penis.
Gejala BPH
Berikut ini gejala-gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita pembesaran prostat jinak (BPH):

§  Selalu ingin berkemih, terutama pada malam hari.
§  Inkontinensia urine atau beser.
§  Sulit mengeluarkan urine.
§  Mengejan pada waktu berkemih.
§  Aliran urine tersendat-sendat.
§  Mengeluarkan urine yang disertai darah.
§  Merasa tidak tuntas setelah berkemih.
Munculnya gejala-gejala tersebut disebabkan oleh tekanan pada kandung kemih dan uretra ketika kelenjar prostat mengalami pembesaran.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena BPH adalah:
§  Kurang berolahraga dan obesitas.
§  Faktor penuaan.
§  Menderita penyakit jantung atau diabetes.
§  Efek samping obat-obatan penghambat beta.
§  Keturunan
Menurut ALODOKTER dalam situs websitenya http://www.alodokter.com/bph-benign-prostatic-hyperplasia
B.  Asuhan Keperawatan

PENGKAJIAN HETOTOE


Tanggal masuk            :
Jam                            :
No RM                         :
Tanggal pengkajian      : 17 Maret 2017
Jam                            : 11.00 WIB
Diagnosa medis           : Prostat


A.   Pengkajian
1.   Identitas pasien dan penanggung jawab
Identitas pasien
Identitas penanggung jawab
Nama               : Tn. W
U Umur                : 71 th
Agama             : Islam
Jenis kelamin  : Laki-laki
Alamat              : -
Suku / bangsa : Indonesia
Pekerjaan        : -
Pendidikan       : -
Status              : Tidak menikah

Nama               : Ny. N
Umur                : 50 th
Agama             : Islam
Jenis kelamin  : Perempuan
Alamat              : -
Suku / bangsa : Indonesia
Pekerjaan        : -
Pendidikan       : -
Status              : -
Hub dgn klien : Adik

2.   Riwayat kesehatan
a.   Keluhan utama
Klien mengatakan susah buang air kecil
b.   Riwayat ksehatan sekarang
1)   Waktu terjadinya sakit
Klien mengatakan sudah lama sekali merasakan susah buang air kecilnya
2)   Proses terjadinya sakit
Klien mengatakan proses terjadinya sakit yaitu ketika buang air kecil
3)   Upaya yang telah dilakukan
Klien mengatakan sudah pernah dioperasi
4)   Hasil pemeriksaan sementara / sekarang
Prostat
P : Klien mengatakan nyeri buang air kecil
Q : Klien mengatakan nyeri dan panas pada penis ketika BAK
R : Klien mengatakan merasa nyeri pada bagian paha atas
S : skala nyeri 4
T : Klien mengatakan nyerinya terjadi jika buang air kecil

3.   Riwayat kesehatan dahulu
a.   Penyakit dahulu
Klien mengatakan sudah lama menderita penyakit prostat
b.   Dirawat di RS
Klien mengatakan pernah dioperasi di RS Pertamina
c.   Alergi obat / makanan
Klien mengatakan tidak ada alergi obat ataupun makanan
d.   Obat-obatan sekarang
1)   Hanal ocas
2)   Hanal D
e.   Riwayat kesehatan keluarga
Klien mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit keturunan
f.    Genogram
         








Keterangan :
            : Laki-laki meninggal
            : Laki-laki penderita sakit
            : Laki-laki sehat
            : Perempuan meninggal
            : Perempuan penderita sakit
            : Perempuan sehat
Kesan : Dalam anggota keluarga tidak memiliki penyakit genetic

4.   Pola fungsi kesehatan
a.   Pola manajemen kesehatan – presepsi kesehatan
1)   Tingkat pengetahuan kesehatan / penyakit
Klien mengatakan mengetahui tentang penyebab serta gejala dari penyakitnya tersebut
2)   Perilaku untuk mengatasi masalah kesehatan
Klien mengatakan langsung dipasang kateter ataupun dibawa ke rumah sakit
3)   Factor-faktor sehubungan dengan kesehatan
Klien mengatakan mengetahui resiko yang berhubungan dengan kesehatan yaiitu terdapat darah dalam air kencing atau air mani
b.   Pola aktivitas dan latihan
1)   Sebelum sakit
Aktifitas
0
1
2
3
4
Makan
ü




Mandi
ü




Berpakaian
ü




Eliminasi
ü




Mobilisasi di tempat tidur
ü




Berpindah
ü




Ambulasi
ü




Naik tangga
ü





2)   Saat sakit
Aktifitas
0
1
2
3
4
Makan
ü




Mandi
ü




Berpakaian
ü




Eliminasi
ü




Mobilisasi di tempat tidur
ü




Berpindah

ü



Ambulasi

ü



Naik tangga

ü




Keterangan :
0 : Mandiri
1 : Di bantu sebagian
2 : Di bantu orang lain
3 : Di bantu orang dan peralatan
4 : Ketergantungan / tidak mampu

c.   Pola istirahat tidur
1)   Sebelum sakit
Klien mengatakan tidur malamnya nyenyak dan tidur siang jika tidak ada pekerjaan
2)   Saat sakit
Klien mengatakan tidur tidak nyanyak serta tidur malam dan tidur siangnya tidak menentu berapa jam. Klien tampak pucat
d.   Pola nutrisi dan metabolic
1)   Sebelum sakit
Klien mengatakan makan 3x1 hari dan minum air mineral bisa sampai 5 botol ukuran 600 ml
2)   Saat sakit
Klien mengatakan makan 3x1 hari tapi sedikit saja makannya dan minum air mineral hanya setengah botol 600 ml. Klien tampak tidak menghabiskan makanannya dan minum hanya sedikit
e.   Pola eliminasi
1)   Sebelum sakit
Klien mengatakan BAB lancar dengan konsistensi coklat dan padat sera berbau khas, BAK lancar dengan konsistensi berwarna kuning dan berbau khas ammoniak
2)   Saat sakit
    Klien mengatakan BAB hanya 1x1 hari dengan konsistensi berwarna coklat dank eras, BAK tidak lancar dengan konsistensi berwarna kuning dan berbau khas ammoniak. Klien tampak keluar masuk kamar mandi
f.    Pola kognitif dan perceptual
1)   Sebelum sakit
Klien mengatakan bahwa dia mengetahui tentang penyakit prostat tersebut
2)   Saat sakit
Klien mengatakan bahwa dia mengetahui tentang penyakit prostat tersebut
g.   Pola konsep diri
1)   Sebelum sakit
Klien mengatakan tidak malu terhadap penyakitnya
2)   Saat sakit
Klien mengatakan bahwa dia tidak malu karena menderita penyakit prostat
h.   Pola toleransi stess-koping
1)   Sebelum sakit
Klien mengatakan mekanisme yang dihadapi pada saat stress yaitu jalan-jalan / bekerja
2)   Saat sakit
Klien mengatakan mekanisme yang dihadapi pada saat stress yaitu berdiam diri didalam kamar
i.     Pola reproduksi-seksualitas
1)   Sebelum sakit
Klien berjenis kelamin laki-laki, sudah mimpi basah. Tetapi belum menikah
2)   Saat sakit
Klien berjenis kelamin laki-laki, sudah mimpi basah. Tetapi belum menikah
j.    Pola hubungan peran
1)   Sebelum sakit
Klien berperan sebagai seorang pekerja
2)   Saat sakit
Klien berperan sebagai pasien
k.   Pola nilai dan keyakinan
1)   Sebelum sakit
Klien mengatakn rajin sholat dan mengaji di masjid maupun rumah
2)   Saat sakit
Klien mengatakan susah untuk pergi sholat ke masjid dan hanya diam di kamar

5.   Pengkajian fisik
a.   Penampakan umum
Keadaan umum
Klien tampak lemas, serta sakit sedang, dan ada nyeri
Kesadaran
Chomposmentis
BB

TB

TTV
TD    : 140/80 mmHg
Suhu : 35,9° C
RR    : 17 x/menit
Nadi  : 87 x/menit

b.   Kepala dan leher`
1)   Rambut
a)   Inspeksi
Rambut klien tampak bersih dan sudah memiliki banyak uban
b)   Palpasi
Rambut klien terasa halus dan tidak ada lesi
2)   Mata
a)   Inspeksi
Kedua mata klien tampak simetris, sclera klien tampak kemerahan, konjungtiva tampak pucat dan tampak kantung mata
b)   Palpasi
Mata klien tidak ada nyeri tekan dan tidak ada benjolan
3)   Telinga
a)   Inspeksi
Telinga klien tampak simetris dan bersih serta tidak ada lesi
b)   Palpasi
Telinga klien tidak ada nyeri tekan dan tidak ada benjolan
4)   Hidung
a)   Inspeksi
Hidung klien tampak lurus, tidak ada sumbatan dan tidak ada lesi
b)   Palpasi
Mulut klien tidak ada nyeri tekan dan tidak ada benjolan
5)   Mulut
a)   Inspeksi
Mukosa  bibir klien tampak kering, gigi klien tampak berjarak
b)   Palpasi
Mulut klien tidak ada nyeri tekan dan tidak ada benjolan
6)   Leher
a)   Inspeksi
Leher klien tampak tidak ada lesi dan tidak ada pembengkakan
b)   Palpasi
Leher klien tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
7)   Dada
a)   Inspeksi
Dada klien tampak simetris dan tidak ada lesi
b)   Palpasi
Dada klien tidak ada benjolan dan tidak ada nyeri tekan
c)   Perkusi
Berbunyi sonor
d)   Auskultasi
Bunyi jantung normal S1,S2 (lup,dup)
8)   Jantung
a)   Inspeksi
Jantung tidak tampak dari luar
b)   Palpasi
Tidak dilakukan pemeriksaan
c)   Perkusi
Tidak dilakukan pemeriksaan
d)   Auskultasi
Bunyi jantung normal S1,S2 (lup, dup)
9)   Abdomen
a)   Inspeksi
Perut klien tampak tidak ada lesi
b)   Palpasi
Perut klien tidak ada nyeri tekan
c)   Perkusi
Tidak ada kembung
d)   Auskultasi
Tidak dilakukan pemeriksaan
10) Inguinal dan genetalia
a)   Inspeksi
Tampak tidak terpasang selang kateter
b)   Palpasi
Tidak dilakukannya pemeriksaan
11) Ekstrimitas
a)   Inspeksi
Tampak tidak terpasang infus
b)   Palpasi
Tidak ada nyeri tekan dan tidak ada benjolan
c)   Kekuatan otot
4
4
4
4

Keterangan :
0 : Tidak ada pergerakan otot
1 : Kontraksi otot minim tanpa ada gerak
2 : Otot dapat bergerak jika daya otot dihilangkan
3 : Otot dapat melawan gaya berat tapi tidak tahan terhadap
    tahapan pemeriksaan
4:  Gerakan otot ringan dan dapat melawan gaya berat
5 : gerakan otot dan tahanan maksimal

6.   Therapy saat ini
No.
Nama Obat
Dosis
Caranya
1.
Harnal Ocas / Harnal D
1x1 tablet
Oral
2.
Avodart
1x1 tablet
Oral




Data fokus
Data subyektif
Data obyektif

-       Klien mengatakan tidur tidak nyanyak serta tidur malam dan tidur siangnya tidak menentu berapa jam.


-       Klien tampak pucat
-       sclera klien tampak kemerahan, konjungtiva tampak pucat dan tampak kantung mata


-       Klien mengatakan makan 3x1 hari tapi sedikit saja makannya dan minum air mineral hanya setengah botol 600 ml


-       Klien tampak tidak menghabiskan makanannya dan minum hanya sedikit


-       Klien mengatakan BAB hanya 1x1 hari dengan konsistensi berwarna coklat dank eras, BAK tidak lancar dengan konsistensi berwarna kuning dan berbau khas ammoniak


-       Klien tampak lemas
-       Klien tampak sakit sedang
-       Klien tampak ada nyeri
-       Klien tampak keluar masuk kamar mandi



Analisa data
No.
Symptom
Etiologi
Problem

1.

DS :
-       Klien mengatakan tidur tidak nyanyak serta tidur malam dan tidur siangnya tidak menentu berapa jam


DO :
-       Klien tampak pucat
-       sclera klien tampak kemerahan, konjungtiva tampak pucat dan tampak kantung mata


Adanya kecemasan dan gugup

Gangguan pola istirahat dan tidur

2.

DS :
-       Klien mengatakan makan 3x1 hari tapi sedikit saja makannya dan minum air mineral hanya setengah botol 600 ml


DO :
-       Klien tampak tidak menghabiskan makanannya dan minum hanya sedikit


Intake yang tidak adekuat

Gangguan pemenuhan nutrisi

3.

DS :
-       Klien mengatakan BAB hanya 1x1 hari dengan konsistensi berwarna coklat dank eras, BAK tidak lancar dengan konsistensi berwarna kuning dan berbau khas ammoniak

DO :
-       Klien tampak lemas
-       Klien tampak sakit sedang
-       Klien tampak ada nyeri
-       Klien tampak keluar masuk kamar mandi
-        

Adanya kondisi psikologis

Gangguan rasa nyaman dan nyeri

PRIORITAS MASALAH
1.   Gangguan rasa nyeri dan nyaman
2.   Gangguan pemenuhan nutrisi
3.   Gangguan pola istirahat dan tidur

B.     DIAGNOSA KEPERAWATAN
1.   Gangguan rasa nyaman dan nyeri berhubungan dengan adanya kondisi psikologis
2.   Gangguan pola istirahat dan tidur berhubungan dengan adanya kecemasan dan gugup
3.   Gangguan pemenuhan nutrisi berhubungan dengan intake yang tidak adekuat


C.     RENCANA KEPERAWATAN

Hari / Tgl
Jam
No Dx
Tujuan
Intervensi
Ttd


13.00

1

Setelah dilakukannya tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan gangguan rasa nyaman dan nyeri klien bisa teratasi dengan kriteria sebagai berikut :
-       BAK lancar
-       BAK tidak nyeri


-       Berikan banyak minum
-       Observasi banyak minum klien
-       Anjurkan agar tidak menahan BAK
-       Kolaborasi dengan obat prostat (Harnal Ocas / Harnal D dan Avodart)





2

Setelah dilakukannya tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan gangguan pemenuhan nutrisi klien bisa teratasi dengan kriteria sebagai berikut :
-       Nafsu makan bertambah


-       Berikan makan sedikit tapi sering
-       Observasi porsi makan klien
-       Anjurkan klien untuk makan selagi hangat






3

Setelah dilakukannya tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan gangguan pola istirahat dan tidur klien bisa teratasi dengan kriteria sebagai berikut :
-       4-5 jam tidur
-       Kualitas tidur nyenyak

-       Berikan rasa nyaman dan rilex
-       Observasi waktu tidur klien
-       Hindari rangsangan mental yang tidak menyenangkan sebelum tidur
-        



D.  TINDAKAN KEPERAWATAN

Hari / Tgl
Jam
No Dx
Tindakan
Respon
Paraf

Jumat, 17 Maret 2017






























































Sabtu, 18 Maret 2017






































































Minggu, 19 Martet 2017

14.50








16.00







17.00







17.20








17.28











19.00






19.00











 

10.00










10.20









10.25










12.15







12.19










13.00











16.00








 


12.00







12.09












12.20











15.00












16.30








16.40










16.50

1.








1.







2.







2.








1.











3.






3.












`1.










3.









1.










2.







2.










3.











1.










2.







1.












1.











1.












2.








3.










3.

Menganjurkan agar tidak menahan buang air kecil






Mengkolaborasi obat






Menganjurkan klien agar makan selagi hangat





Menganjurkan klien agar makan sedikit tapi sering






Menganjurkan klien untuk banyak minum









Memberikan rasa nyaman dan rilex dengan membersihkan kasur klien


Menghindari rangsangan mental yang tidak menyenangkan sebelum tidur dengan cara mengunci pintu dan berfikir positif sebelum tidur




Menganjurkan klien untuk banyak minum








Memberikan rasa nyaman dan rilex dengan membersihkan kamar Tn. W





Menganjurkan klien agar tidak menahan BAK








Menganjurkan klien agar makan selagi hangat





Menganjurkan klien agar makan sedikit tapi sering








Menghindari rangsangan mental yang tidak menyenangkan sebelum tidur dengan cara menutup pintu kamar dan selalu berfikir positif



Mengkolaborasi obat









Menganjurkan klien agar makan selagi hangat





Menganjurkan klien untuk banyak minum










Menganjurkan klien agar tidak menahan buang air kecil nya









Mengkolaborasi obat prostat











Menganjurkan klien agar makan sedikit tapi sering






Memberikan rasa nyaman dan rilex dengan membuat kondisi kamar bersih






Menghindari rangsangan mental yang tidak menyenangkan sebelum tidur dengan cara menutup pintu kamar dan menganjurkan untuk selalu berfikir positif sebelum istirahat

DS : Klien mengatakan langsung BAK ketika ingin BAK
DO : Klien tampak sering bolak balik kamar mandi

DS : Klien mengatakan masih suka merasakan nyeri
DO : Klien tampak sudah meminum obat

DS : Klien mengatakan tidak suka makanannya
DO : klien belum menyentuh makanannya

DS : Klien mengatakan akan makan
DO : klien tampak tidak menghabiskan makanannya


DS : Klien mengtakan sedang tidak ingin minum air putih
DO : Klien tampak menghabiskan setengah botol air minum 600 ml

DS : klien mengatakan masih belum merasa nyaman
DO : Klien tampak gelisah

DS : Klien mengatakan selalu berfikir positif dan akan mengunci pintu kamarnya
DO : klien tampak tidur sekitar 3-4 jam




DS : klien mengatakan sudah meminum banyak air putih
DO : Klien tampak menghabiskan 1 botol penuh air mineral ukuran 600 ml

DS : Klien mengatakan sudah merasa nyaman ketika kamarnya dibersihkan
DO : Klien tampak merasa nyaman

DS : Klien mengatakan tidak akan menahan keinginan untuk BAK
DO : Klien tampak bolak balik kamar mandi

DS : Klien mengatakan akan makan
DO : Klien tampak belum memakan makanannya

DS : Klien mengatakan akan memakan makanan itu
DO : Klien tampak menghabiskan setengah porsi makanan tersebut

DS : klien mengatakan akan selalu berfikir positif dan akan menutup pintu sebelum tidur
DO ; Klien tampak tidur sekitar 3-4 jam


DS : Klien mengatakan sudah merasa lebih baik ketika meminum obat
DO : Klien tampak meminum obat tersebut


DS : Klien mengatakan akan makan
DO : Klien tampak makan makanan nya tersebut

DS : Klien mengatakan akan terus banyak minum
DO : Klien tampak menghabiskan dua botol air mineral ukuran 600 ml dalam sehari


DS : Klien mengatakan sudah lumayan sering bolak-balik kamar mandi untuk BAK
DO : Klien tampak sering bolak-balik kamar mandi


DS : Klien mengatakan setelah terus-terusan meminum obat, rasa nyeri semakin berkurang
DO : Klien tampak meminum obatnya

DS : Klien mengatakan akan makan
DO : Klien tampak menghabiskan banyak makanannya

DS : Klien mengatakan sudah merasa nyaman dan rilex saat berada dikamarnya
DO : Klien tampak nyaman dan rilex


DS : Klien mengatakan akan selalu berfikir positif dan sudah merasa tenang ketika berada dikamarnya dan pintu ditutup
DO : klien tampak tidur sekitar 3-4 jam



E. CATATAN PERKEMBANGAN

Hari / Tgl
Jam
No Dx
Evaluasi
TTD

Jumat, 17 Maret 2017



































Sabtu, 18 Maret 2017









































Minggu, 19 Maret 2017

19.10













19.15












19.18









 

18.00















18.20












18.50












 


19.00











19.10







19.20


1.













2.












3.










1.















2.












3.












1.









2.






3.

S : Klien mengtakan masih    merasakan nyeri dan sedang tidak ingin minum air putih
O : Klien tampak hanya menghabiskan setengah botol air minum 600 ml
A : Masalah gangguan rasa nyaman dan nyeri belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
-       Berikan klien banyak minum
-       Kolaborasi obat :
Hanal ocas 1x1 oral
Avodart     1x1 oral

S : Klien mengatakan tidak suka makanannya
O : Klien belum menyentuh makanannya dan klien tampak tidak menghabiskan makanannya
A : Masalah gangguan pemenuhan nutrisi belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
-       berikan makan sedikit tapi sering
-       anjurkan klien untuk makan selagi hangat

S : Klien mengatakan masih belum merasa nyaman
O : Klien tampak gelisah
A : Gangguan pola istirahat dan tidur belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
-       Berikan rasa nyaman dan rilex
-       Hindari rangsangan mental yang tidak menyenngkan sebelum tidur

S : Klien mengatakan sudah merasa lebih baik ketika meminum dan sudah meminum banyak air mineral
O : Klien tampak menghabiskan 1 botol penuh air mineral ukuran 600 ml dan Klien tampak meminum obat tersebut
A : Masalah gangguan rasa nyaman dan nyeri sudah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
-       Berikan klien banyak minum
-       Kolaborasi obat :
Hanal ocas 1x1 oral
Avodart     1x1 oral

S : Klien mengatakan akan memakan makanan itu
O : Klien tampak belum memakan makanannya dan Klien tampak menghabiskan setengah porsi makanan tersebut
A : Masalah ganguan pemenuhan nutrisi sudah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
-       Anjurkan klien untuk makan selagi hangat


S : Klien mengatakan sudah merasa nyaman ketika kamarnya dibersihkan dan klien mengatakan akan selalu berfikir positif dan akan menutup pintu sebelum tidur
O : Klien tampak merasa nyaman dan Klien tampak tidur sekitar 3-4 jam
A : Masalah gangguan pola istirahat      dan tidur sudah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
-       Hindari rangsangan mental yang tidak menyenngkan sebelum tidur


S : Klien mengatakan akan terus banyak minum dan sudah lumayan sering bolak-balik kamar mandi untuk BAK
O : Klien tampak sering bolak-balik kamar mandi dan menghabiskan dua botol air mineral ukuran 600 ml dalam sehari
A : Masalah gangguan rasa nyeri dan nyaman sudah teratasi
P : Intervensi dihentikan

S : Klien mengatakan akan makan
O : Klien tampak menghabiskan lumayan banyak makanannya
A : Masalah gangguan pemenuhan nutrisi sudah teratasi
P : Intervensi dihentikan


S : Klien mengatakan sudah merasa nyaman dan rilex saat berada dikamarnya Klien mengatakan akan selalu berfikir positif dan sudfah merasa tenang ketika berada dikamarnya dan pintu ditutup
O : Klien tampak nyaman dan rilex dan klien tampak tidur sekitar 4-5 jam
A : Masalah gangguan pola istirahat dan tidur sudah teratasi
P : Intervensi dihentikan




III.     Pembahasan Praktek
      Sebelumnya, dibagian ini saya akan membagikan tentang percakapan saya saat berkonsultasi tentang Tn. W yang memiliki penyakit Prostat.
Saya bertanya kepada perawat yang bertugas di Jln. Melinjo D8/13 dan Jln. Kubis A3/10 yaitu mba Novi S, Kep tentang apa itu penyakit prostat dan kenapa Tn. W bisa terkena penyakit prostat?. Lalu ia menjawab prostat itu merupakan sebuah kelenjar yang terletak diantara penis dan hanya dimiliki oleh laki-laki . Sementara yang dialami oleh Tn. W adalah pembesaran prostat, yang biasanya dialami oleh laki-laki yang berusia diatas 50 tahun. Dan pengobatan apa saja yang bisa dilakukan?. Dan mba Novi pun menjawab ada banyak cara pengobatannya, biasanya dengan cara operasi, mengkonsumsi obat-obatan, dan dengan perubahan gaya hidup ataupun terapi untuk nyeri yang dialami oleh Tn. W. Biasanya Tn. W mengkonsumsi obat yaitu Harnal Ocas dan Avodart. Sekian percakapan saya saat berkonsultasi.

IV.       Penutup
A.     Kesimpulan
       Sejak tiga minggu saya bertugas di Pondok Lansia Berdikari, saya mendapatkan banyak pengalaman. Pengalaman yang saya tidak dapatkan ditempat lain dan sebenarnya disana saya sudah merasa sangat nyaman dengan para lansianya. Bahkan saya sudah mengganggap mereka seperti orang tua saya sendiri. Tak sedikit pula nasihat yang mereka berikan untuk saya.
       Sementara pengkajian yang sudah saya lakukan kepda Tn. W sudah saya buat menjadi asuhan keperawatan. Setelah saya kaji, ternyata ada beberapa masalah yang terjadi pada Tn. W seperti gangguan rasa nyaman dan nyeri, gangguan pemenuhan nutrisi, dan gangguan pola istirahat dan tidur. Adanya gangguan rasa nyaman dan nyeri karena adanya rasa nyeri yang terjadi ketika buang air kecil. Sementara pada gangguan pemenuhan nutrisi terjadi karena Tn. W tidak nafsu makan dan biasanya hanya makanannya tidak dihabiskan. Pada gangguan pola istirahat dan tidur terjadi karena Tn. W selalu merasa tidak nyaman pada lingkungannya dan selalu tidak nyenyak pada saat tidur.
       Lalu setelah ada tiga diagnosa yang bermasalah, selanjutnya saya melakukan rencana agar tidak ada masalah lagi pada Tn. W. Lumayan cukup banyak rencana yang saya berikan dan akhirnya saya lakukan beberapa tindakan. Ada banyak beberapa tindakan yang saya lakukan kepada Tn. W. Setelah itu baru saya lakukan evaluasi, dan akhirnya semua tindakan tercapai.

B.   Saran
      Adapun saran yang akan saya berikan kepada para pembaca agar dapat mencegah penyakit prostat tersebut, Seperti :
o   Menjalani pola hidup sehat
o   Melakukan pemeriksaan ke dokter
o   Melakukan olahraga teratur


Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi tentang pengalaman saya berada di Pondok Lansia Berdikari dan Asuhan Keperawatan Tn. W dengan diagnosa prostat tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan makalah ini.

Komentar